Minggu, 05 Januari 2014

Sayonara 2013

Sayonara 2013

Jeder..Jeder..! Tepat Pukul 00:00 WIB Tahun telah berganti, Suara kembang api dan cahayanya mengudara luas di angkasa malam. Suara- suara terompet dan bunyi mesin motor terdengar nyaring. Bergantilah sudah tahun 2013 menuju ke tahun yang baru, tahun 2014. Seluruh umat di dunia merayakan gegap gempita begitupun suasana yang gw rasakan di Kampung Sawah, Bekasi. Alih- alih merayakan bersama orang- orang di luar, gw justru merapat ke rumah temen gw (Rezza), bakar- bakaran bersama keluarganya sambil men- DI (Digital Imaginary) foto 'cewe' yang gambarnya super noise. What a Hard Retouch! Kita pun berdiskusi banyak hal, hingga akhirnya ide memunculkan tulisan ini muncul begitu saja dikepala gw.

Sabtu, 04 Januari 2014

Walking- Walking Jakarta : Museum Pancasila Sakti

Walking Walking Jakarta : Museum Pancasila Sakti

Halo para pembaca blogger, akhirnya gw punya alternatif baru dalam topik pembahasan di blog gw sendiri. Libur- libur daripada manyun lebih baik kita jalan- jalan. Jalan- jalan itu seperti kita yang mengkoneksikan kaki kita kepada alam sekitar. Sehingga kita semakin kenal dan peduli dengan keadaan sekitar. Ketika kita berjalan- jalan seolah olah kita lepas dari rutinitas sehari- hari (di depan layar). Untuk itulah jalan- jalan itu penting.


Jumat, 22 November 2013

Nafsu Gairah!

Nafsu Gairah




Sudah lama aku tidak menulis. Bahkan otak ini tampak membeku saat sheet mic. Word hadir di depan layar laptopku. Aku tahu, pun tidak banyak orang yang peduli dengan tulisan yang kumuat di blog ini. Mungkin karena tulisanku yang terlalu kaku ataupun kisah- kisah jayus yang jauh dari kesan informative. Tapi menulis itu nikmat. Saat kamu ingin bercerita dan tak ada seorangpun yang ingin mendengar kisahmu, daripada kamu ngomong sendiri lebih baik tuangkan saja beban yang ada dikepala ke dalam layar bisu ini.

Minggu, 11 Agustus 2013

Sudut Pandang yang Terlambat : Sebuah Rancangan Storyscript

DI SETEL LAGUNYA YAK


 

Siang di hari Minggu.

Bola matahari tepat di atas jengkal kepala. Sang mega hanyalah tampak putih mencolok, pun tak kuasa mata memandang silau luasnya angkasa. Jalan raya protokol Jakarta yang selalu macet. Mereka para penduduk yang didominasi penggila kerja, hanyalah diberi kesempatan Minggu untuk jalan- jalan ‘santai’ bersama keluarga. Setidaknya suara- suara merdu klakson mobil motor menambah kesan jalan- jalan santai keluarga di minggu yang cerah.